Hujan

Hujan turun lagi, hujan kini punya arti tersendiri bagiku. Setiap tetesannya mengingatkan aku akan hadir seseorang, seseorang yang sangat sulit di defenisikan. Dulunya aku tidak terlalu suka hujan, hujan itu seakan menghentikan semua aktivitas dan terkesan mengganggu. Menghentikan apa saja yang kau lakukan, tapi sejak mengenalmu hujan mempunyai tempat tersendiri. 

Hujan kini membawa ketenangan, keheningan, sejenak aku kembali ke masa lalu, ku ingat hari indah kala itu. Hujan membuat aku rindu, kini aku mengerti kenapa tetesan hujan membawa bahagia tersendiri, karena hujan selalu menciptakan momen antara aku dan denganmu. Kebencianku akan hujan berubah menjadi, andai hujan menghentikan momen kita saat itu, apakah kau akan tetap di sana, tersimpan abadi dalam bayanganku.

Mimpi semalam membuat aku sadar rindu membawamu ke alam sadar tanpa sengaja ku nikmati di dalam duniaku sendiri, aku tersenyum bahagia bagai bunga yang mekar, entah apa yang ku pikirkan menghadirkan merah merona di pipi ku, aaaa akhirnya kau nyata walau hanya dalam mimpi tapi aku bisa berbicara lagi dan menyentuhmu lagi, rinduku terselamatkan, ketika aku bangun aku tidak merasa kecewa tapi satu hal yang ku tahu, aku bisa memilikimu walau hanya sebatas mimpi, mimpi itu sebagai petunjuk bagiku bahwa ketika aku rindu aku akan membayangkan dirimu dan berbicara seolah-olah kau benar-benar ada dan nyata.

Sedih memang, tapi entah mengapa membayangkan dirimu ada melalui angan-angan saja mampu membuat semangatku meningkat 2 kali lipat, hahaha lucu rasanya. Mungkin inilah proses yang akan ku lalui, dengan semua hal yang terjadi, aku tak ingin melupakannya, tapi aku ingin menikmati setiap momen yang ada sampai perasaan ini hilang di keabadian.

Ada kalanya aku berfikir apa yang membuat aku segitunya tentangmu, sekarang aku mengerti, ketika kau butuh pertolongan kau tidak akan memintanya kecuali keadaan terdesak, karena kau sudah terbiasa sendiri, sehingga perasaan meminta seakan tidak cocok untuk dirimu sendiri, mungkin akan membuat kau terkesan lemah atau enggan?. Tapi perasaanmu itu membuatku tersadar apa yang membuat aku terikat denganmu.

Aku menyadari bahwa kita sama, aku seolah menemukan diriku dalam dirimu, bagaimana pola pikirmu, kesukaanmu, caramu memandang dunia semuanya, karena itu energimu menarikku, aku sangat ingin menjagamu, seperti aku ingin menjaga diriku, aku ingin melindungimu, aku ingin menjadi orang pertama yang tahu keadaanmu, dan semuanya. Tapi sepertinya hal itu mustahil, entah aku yang membuat kemustahilan itu, atau ini memang takdir. Aku pernah membaca tulisan yang isinya "Dalam dunia yang kacau ini ada dua orang yang bertemu lebih awal oleh takdir, karena pada akhirnya mereka tidak akan menua bersama"

Tapi tak apa, aku selalu bersyukur Tuhan mempertemukan aku denganmu, di dunia yang luas ini aku bersyukur di pertemukan denganmu, darimu aku belajar bahwa aku ingin terlihat cantik, aku ingin terlihat baik, aku ingin terlihat hebat, perasaan cintamu yang besar itu membuat aku juga ingin mencintai diriku sebesar itu, oleh karena itu aku paling sedih ketika melihatmu tidak bersemangat lagi akan semuanya, aku juga ingin kau menemukan semangatmu kembali, meskipun bukan dariku, aku akan bersyukur ketika kau menemukan cinta yang tepat, yang membuatmu merasakan apa yang kurasakan, bahwa kau ingin terlihat tampan, menarik, dan hebat. Dan lebih mencintai dirimu sendiri, mari bertemu di kehidupan selanjutnya, tapi di takdir yang berbeda....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Luka Yang Ku Sembunyikan

Tak ingin usai

Titik Tumbuh🍀