Maaf dan Terimakasih Aku Sayang Kamu
Aku tidak tahu harus berkata apa sekarang, tapi sekarang semua benar-benar hilang, semangat hidupku tidak ada lagi, sudah hilang. Dia menghilang bersamaan dengan pesan terakhir yg berisi dukungan sekaligus kata perpisahan. Dia meninggalkan luka yang akan hidup dan abadi selamanya. Ku pikir aku akan baik-baik saja selama ini, nyatanya bayanganmu selalu tersimpan rapi dalam hatiku. Senyummu canda tawamu, motivasi darimu semuanya. Aku bahkan tidak bisa menata hidupku yang berantakan ini. Aku selalu menggantungkan rasa cinta ku rasa peduli pada seseorang yang menurutku aku salah. Tapi kenapa kenapa harus aku?. Di antara banyaknya orang apakah aku yang pantas di sakiti sebanyak ini?. Bukankah kamu juga jahat sebenarnya. Kehadiranmu membawa semangat baru bagi hidupku. Darimu aku belajar mencintai dan dicintai, darimu juga aku belajar bertumbuh dalam luka. Kelak kita akan kembali asing, dengan cerita di dalamnya. Setiap mengingatmu rindu itu akan memanah hatiku dan sakit yang sangat dalam. Hadirmu mengubah hidup ku dan pandanganku. Tapi kepergianmu juga pukulan terberat dalam hidupku. Aku bertanya apakah aku akan iklas dan rela jika melepaskanmu?. Rasanya bohong kalau aku berkata iya. Tuhan itu baik, dia mempertemukan aku denganmu dengan setiap momen yang paling ku idam idamkan dan ku dapatkan dari pujaan hatiku. Rasa menggebu-gebu dan cinta kasih yang kau berikan mengisi tangki cintaku, semakin penuh dan kian penuh. Aku juga ingin sepertimu mencintai dengan sungguh sungguh dan penuh, tapi aku ingin kau yang menerimanya seperti aku menerimanya. Tapi tembok besar menjadi penghalang yang sangat sulit aku hancurkan. Aku bisa saja menghancurkannya tapi aku takut kau berpaling. Aku tidak bisa meyakinkan diriku seyakin itu padamu. Tapi auramu memenuhi hati dan pikiranku. Semuanya ada di dalam diriku, ku pendam ku tahan, dan ku nikmati sendiri tanpa seorangpun tahu. Hanya aku dan Tuhan saja.
Aku selalu mencintaimu dalam diam🍀
Komentar
Posting Komentar