Penutup luka
Hari ini tidak hujan tapi aku menangis di bawah selimut sejadi-jadinya, entah apa yang ada dalam pikiranku, tapi seperti banyaknya penyesalan yang terlewati secara sia-sia. Tahun ini adalah tahun terberat dalam hidupku. Tapi tidak ada seseorang yang bisa aku jadikan sandaran, tidak ada teman cerita, semua yang ada tidak bisa jadi pendengar dan mereka hanya mendengar dan menghakimi. Tidak ada yang benar-benar yang mau memahami. Aku ingin di tenangkan, tangisku ingin di usap, aku ingin di kuatkan, tapi justru orang yang kuharapkan bukanlah orang yang seperti itu. Dan itu membuatku semakin menangis dalam kesedihan. Apakah nanti aku akan baik-baik saja. Pikiranku kini menilai bahwa kepada siapa aku bisa bercerita dan dia benar-benar paham apa yang ku rasakan. Aku hanya butuh di dengar. Di akhir tahun ini aku ingin melepaskan semua kesedihan yang ku lewati sepanjang tahun. Tapi bukan berarti aku ingin mataku bengkak di pergantian tahun. Entah kenapa kehidupanku berubah total. Dulu aku ...